Adsense Menu

Mulai banjir

Malang Mulai Banjir

Warga Dianjurkan membuat Sumur Resapan

Malang, Kompas

Kota Malang mulia mengalami banjir dan tanah longsor memasuki musim hujan ini. Jumat (20/11), jalan kampong kelurahan kasin sepanjang 15 meter longsor tergerus air sungai. Sementara itu, sejumlah rumah di kawasan itu tergenang hingga setinggi pinggang.

Hari jumat, Kota malang di guyur hujan deras disertai angin sejak pukul 12.30 hingga 14.00. Akibatnya, di sejumlah lokasi muncul genangan air dan pohon tumbang, seperti di celaket, Klojen.

Di RT 4 RW 3 Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, hujan deras bahkan membuat jalan kampong serta dinding tanggal Sungai Kasin longsor. Sedikitnya 10 rumah warga di RT 2 RW 1 di kelurahan yang sam tergenang air setinggi lutut.

“Tadi air masuk ke rumah saya setinggi lutut. Namun air surut dengan cepat. Ini terjadi setiap musim hujan.” Kata Suparti, warga RT 2 RW1.

Jalan kampong yang longsor berlokasi sekitar 1 meter di atas Sungai Kasin. Panjang jalan kampong itu sekitar 15 meter. Menurut warga, jalan dibangun sejak 1970.

“Aliran air saat hujan memang cukup deras. Begitu hujan selesai, tiba-tiba saja jalan dan dinding tanggul ambrol,” kata Nimad waraga setempat.

Pada hari yang sama, di Kelurahan Bunulrejo, kecamatan Blimbing terjadi hujan es sebesar kelereng. “Hujan es cukup lebat, bunyinya sangat keras. Butiran es merusak genting asbes,” kata Eko, warga Bunulrejo.

Wali kota Malang peni Suparto menuturkan, hingga kini bencana di kota Malang tidak jauh dari persoalan banjir.

“Salah satu penyebab adalah meningkatnya hunian di kota seiring pertambahan jumlah penduduk sehingga daerah resapan air berkurang. Untuk itu, Pemkot Malang menyerukan pembuatan sumur resapan guna menanggulangi air yang menyebabkan banjir,” katanya.

Di Kabupataen Malang, beberapa daerah yang rawan banjir adalah kecamatan Ampelgading Kecamatan Tritoyudo, Kecamatan Gedangang, Kecamatan Bantur, dan Kecamatan Kasembon

Adapaun daerah rawan longsor antara lain daerah Pujon, Kasebon, Ngantang, Poncokusumo, Wajak, Ampelgading, Dampit, Tirtoyudo, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, serta daerah Wonosari Kecamatan Ngajum. Setiap tahun, Kabupaten Malang menganggarkan dana Rp 5 miliar untuk tanggap darurat.

Kompas, Sabtu 210November 2009

0 Responses

Post a Comment



 

© Copyright by Simbolon | Template by BloggerTemplates | Blog Templates at Fifa World